Tiada Hari Tanpa Menulis

Tiada Hari Tanpa Menulis

Kamis, 17 Desember 2020, Desember 17, 2020

 


Tiada Hari Tanpa Menulis. Kata ini sering saya ungkapkan pada diri saya sendiri. Tapi nyatanya selalu lenyap perlahan bagaikan di telan bumi. Tapi kali ini saya akan mencoba kembali menantang diri ini kembali. Untuk berani memulai lagi membangun komitmen untuk eksis kembali dalam dunia tulis menulis.


Kali ini ungkapan  “Tiada Hari Hari Menulis” tidak akan saya letakan hanya di dalam memori saja. Tapi saya sertakan kedalam daftar tulisan yang saya postingkan di blog ini. Hari ini 17 Desember 2020, saya pertaruhkan tulisan ini sebagai parameter dalam mengukur komitmen saya sendiri dalam menghasilkan tulisan yang konsisten.


Hari ini saya ikrarkan bahwa saya berperang melawan kemalasan dan kebosanan dalam menghasilkan tulisan. Jika komitmen ini tidak di jalankan maka taruhannya adalah blog ini tentu tidak akan ada isinya. Ok, tantangan seperti itu mungkin belum benar-benar menantang.


Baiklah, saya tegaskan bahwa hari ini dan seterusnya saya akan lebih rajin dalam membuat tulisan. Karena ini adalah representasi diri saya sebagai seorang blogger yang dituntut produktif kalau mau di akui sebagai blogger yang baik ya menulis lah...


Mempunyai blog hanya sekedar status saja, maka percuma. Apalah artinya punya lahan tapi tidak di tanami. Ibarat kebun fungsinya untuk di tanami beragam sayuran dan pepohonan untuk bisa dinikmati hasilnya, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Jika kebun hanya tempat yang di jadikan objek pajak bumi dan bangunan. Hmm ya percuma saja, bukan aset namanya tetapi beban.


Begitu juga blog, jika blog di buat tanpa diisi tulisan secara rutin ya percuma juga. Bukannya aset tetapi justru menjadi beban. Ko beban, ya jelas beban lah kan domain itu tidak gratis. Apalagi jika di biarin tanpa tulisan hingga tiba saatnya waktu perpanjangan...nah loh...buat apa di perpanjang kalau tidak ada manfaatnya.


Dari awal tulisan ini secara khusus saya jadikan sebagai media pengingat untuk diri saya sendiri. Namun jika anda para pembaca dapat menangkap makna dari tulisan ini. Maka tidak ada salahnya tulisan ini juga bisa di jadikan sebagai pengingat bagi anda.


Artinya bahwa sesuatu yang seringkali kita tekadkan jika masih sebatas di simpan di memori terkadang mudah seringkali kita melupakannya. Dalam hal apapun sesuatu yang menjadi impian jika tidak di catat, maka proses yang di tempuh tidak akan terarah dan sasaran-sarannya tidak akan di selesaikan secara lebih teratur dan tertarget.


Sesuai juga dengan tema besar blog ini, bahwa saya lebih banyak berbicara seputar dunia pasar modal. Tentu saya juga harus selalu belajar untuk mencatat dan memahami setiap perkembangan pasar yang terjadi. Kenapa di catat, karena dengan mencatat maka kita dapat menangkap lebih banyak informasi yang terkandung di dalamnya.


Ketimbang sekedar membaca saja, perlu juga kan yang namanya dokumentasi atau arsip. Selain itu juga kegiatan mencatat atau tulis menulis ternyata juga dapat menyimpan memori lebih lama dari pada sekedar di baca saja. Sebab dengan menulis otomatis sudah melalui tahapan membaca, bahkan jika ingin tulisannya terlihat rapi maka perlu membaca berulang ulang.


Seiring berjalan waktu maka dengan sendirinya keahlian membuat tulisan juga dapat menjadi berkah tersendiri dari aktifitas menulis yang di lakukan setiap hari. Dengan demikian maka tidak ada alasan lain selain manfaatkan hari-hari kita untuk kembali menulis.


Oke deh saya cukupkan sampai disini dulu, tulisan ini. Semoga saya kembali bisa rajin menulis dan berbagi manfaat dengan lebih banyak orang lagi. Sampai jumpa di tulisan saya selanjutnya...tetap di www.jejakuntung.com.

 

 

TerPopuler