Napak Tilas Perjalanan Nekad di Situ Panjalu

Napak Tilas Perjalanan Nekad di Situ Panjalu

Sabtu, 10 Oktober 2020, Oktober 10, 2020


(sumber fhoto: travelingyuk.com.)

Perjalanan kali ini merupakan napak tilas saya ke Situ Panjalu sekitar empat belas tahun lalu. Ketika itu saya sedang mengikuti kegiatan Pelatihan Dasar Kepemimpinan yang di selenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM ) Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh.


Situ Panjalu di pilih sebagai lokasi kegiatan pada saat itu karena di samping keindahan alamnya, selain merupakan salah satu Destinasi yang ramai di kunjungi, di lokasi tersebut juga terdapat fasilitas yang mendukung untuk kegiatan kegiatan seperti pelatihan, rapat dan lain-lain. Sehingga bisa menjadi alternative yang perlu di coba tanpa harus mencari lokasi ke luar Daerah.


Situ Panjalu atau biasa di sebut Situ Lengkong adalah situ alam yang terletak di Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Luas situ sekitar 57, 95 hektar yang di tengah situ ini terdapat sebuah pulau yang di berinama pulau Nusa Gede. Sedangkan luas Gede memiliki luas sekitar 67,2 hektar.


Selain menjadi destinasi wisata religi karena terdapat makan syeh Panjalu. Di area Nusa Gede juga terdapat Satwa langka yang jarang di jumpai di tempat lain, yakni tempat tinggalnya ribuan kelelawar besar atau biasa di sebut Kalong.


Di sela-sela kegiatan saya sempat diajak beberapa teman untuk bermain perahu untuk mengitari seluruh area situ panjalu. Jika pengunjung umum biasanya mengitari pulau Nusa Gede dengan menggunakan perahu mesin. Maka kami saat itu hanya menggunakan perahu yang di dayung meski ukuran perahu yang hampir sama dengan perahu mesin.


Mungkin karena kita nekad yah, dari sekitar 8 orang yang terdiri dari 4 perempuan dan 4 laki laki. Ternyata diantara penumpang laki-laki hanya 3 orang berani mendayung termasuk saya dong yah. Sedangkan yang satu lagi justru seperti trauma dan ketakutan hah, padahal dia seorang atlet Boxer sekaligus anggota Resimen Mahasiswa (MENWA) lho yah haha. Dari pengalaman ini saya bisa sedikit menyimpulkan, bahwa kekarnya badan ternyata tidak menjamin mentalitas seseorang.


Oya sahabat….


Waktu itu kita dua kali lho mengitari Pulau Nusa ini. Yang pertama kita terdampar, yang selanjutnya di derek oleh kru perahu mesin yang biasa membawa wisatawan. Sedangkan yang kedua kita menggunakan perahu bebek, meski tidak terdampar karena melawan arah angina…tapi ya hamper saja sih alhamdulillahnya yang kedua berhasil sempurna meski sangat kelelahan.

Berikut napak tilas saya ke situ panjalu, tidak kalah nekad juga ketika saya sendiri sambal ng vlog.

Yuk kita simak di video berikut ini yuk…



TerPopuler