Belajar Menulis Santai Ala Komunitas 1M1C

Belajar Menulis Santai Ala Komunitas 1M1C

Kamis, 08 Oktober 2020, Oktober 08, 2020
                                                         (Sumber Fhoto: Citizen journalist)

Sebelum mengulas seputar menulis sesuai tema di atas. Saya teringat pengalaman masa kecil saya, sewaktu kelas 5 di Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau Sekolah Dasar (SD). Entah bagaimana awalnya, waktu itu saya mewakili sekolah saya untuk mengikuti lomba mengarang tingkat Kecamatan. Kalau tidak salah ada tiga kategori lomba, yakni lomba mengarang sesuai mata pelajaran Bahasa Indonesia, lomba matematika dan lomba ilmu pengetahuan alam (IPA). 

Dalam pikiran saya mengarang itu lebih mudah dari pada belajar pelajaran eksak seperti Matematika dan IPA. Kalau sekedar mengarang bebas waktu itu sih suka-suka aja, sebab saya suka membaca buku cerita. Namun situasi menjadi berubah ketika waktu lomba telah tiba, awalnya saya merasa percaya diri meski harus bersaing dengan ratusan peserta dari sekolah lain. Pemahaman saya waktu itu sangat sederhana, bahwa mengarang itu bebas. Ya sudah tidak perlu belajar tinggal action. 

Ketika jam lomba di mulai dan petugas memberikan materi lomba spesifik dengan tema-tema tertentu. Saat itu saya baru sadar, bahwa ternyata menulis juga perlu yang namanya latihan. Tidak sekedar pengakuan suka menulis karena sering membaca tulisan orang lewat cerpen atau dongeng tapi jarang menulis. 

Bisa di tebak yah, bahwa dalam mengerjakan lomba itu saya ngarang sengarang-ngarangnya sebab tema sangat di luar dugaan dan belum sempat membaca materi soal tema tersebut. Itulah lomba yang saya merasa tidak perlu menunggu pengumuman untuk mengetahui hasilnya. Sebab saya sudah sadar diri saya saja tidak puas dengan tulisan saya apalagi dewan juri ha ha. 

Kembali ke tema yah…buat kalian yang merasa suka nulis mbok ya jangan cuma suka nulis saja kaya saya he he. Tapi dari sekaranglah mulai belajar untuk menulis mulai dari sekarang, dari hal-hal sederhana di lingkungan sendiri. Lebih asyik lagi kalau belajar nya santai bersama komunitas. 

Ya di komunitas 1 minggu 1 cerita kita dapat belajar menulis secara santai. Sebab dalam satu minggu cukup satu tulisan saja. Jika di lakukan secara kontinyu kan lumayan juga tak terasa dalam setahun dapat menghasilkan 48 tulisan. Bahkan tidak menutup kemungkinan ketika mood kita bagus di minggu-minggu tertentu bisa saja kita bisa lebih produktif dengan menghasilkan 2-3 tulisan. 

Yang penting bisa memenuhi target cukup 1 saja dalam seminggu, santai bukan? Atau ketika kita ada situasi yang tidak memungkinkan dalam minggu minggu tertentu akibat kesibukan yang luar biasa. Toh di komunitas ini juga bisa di toleransi ketika tidak dapat mengirimkan tulisan sampai 5 minggu berturut turut. 

Suasana yang santai ini menurut saya justru akan lebih memudahkan dalam memprogramnya secara jangka Panjang dari pada kita memaksakan 1 hari 1 tulisan. Selain kualitas tulisan yang tidak di perhatikan, kemungkinan juga waktu kita yang tersita juga cukup banyak. Belum lagi ketika mood kurang baik maka program yang di buat bisa berantakan. 

Falsafah Jawa mengatakan “Alon Alon Waton Kelakon”, yang dapat di artikan bahwa “Biar lambat tetapi Pasti”. Lambat disini bukan berarti asal-asalan tetapi menjadi suatu rencana yang terprogram dengan meminimalisir kesalahan karena di lakukan secara cermat dan lebih hati-hati. 

Tidak terburu buru harus setiap hari membuat tulisan seperti wartawan harian saja. Toh di komunitas ini tujuan kita adalah belajar. Tetapi belajar yang santai dengan hasil yang di harapkan semakin lama semakin baik tulisan kita dan semakin tinggi intuisi kita dalam menulis. 

Makanya, yuk kita belajar nulis secara santai bersama komunitas 1 minggu 1 cerita. Asalkan kita ikuti aturannya maka lambat laun kita bisa juga menjadi seorang penulis yang professional. Paling tidak dengan menulis secara rutin kita akan mendapatkan manfaat yang sangat baik. 

Berikut 5 manfaat menulis yang kadang kita abaikan. 

Pertama, dengan menulis kita dapat menginspirasi orang lain. Contohnya saya sendiri banyak terinpirasi dan sangat senang membaca karya para penulis yang bertema petualangan dan motivasi, baik dari penulis lokal maupun penulis mancanegara. Tidak menutup kemungkina juga kan suatu saat kita bisa menginspirasi orang lain dari karya kita. 

Kedua, dengan menulis kita dapat menjadi pencatat sejarah. Banyak sekali tulisan tulisan yang di tulis pada masa lampau kemudian menjadi rujukan sejarah. Bukan tidak mungkin apa yang kita tulis hari ini, suatu saat nanti pun dapat menjadi referensi sejarah bagi generasi yang akan datang. 

Ketiga, dengan menulis kita dapat lebih awet muda. Nah ini bagi yang menulisnya santai karena hoby, bukan karena tuntutan kerja atau mengejar uang. Maka pola yang di dapat si penulis adalah menulis itu merupakan memaksimalkan gelombang otak untuk berfikir. 

Gelombang otak ini jika di biasakan berfikir maka akan menghasilkan sel saraf baru yang mendukung kemampuan berfikir kritis, cemerlang dan yang baik-baik. Maka akan lebih bersikap terbuka karena semakin banyak perspektif dalam melihat suatu persoalan. Secara tidak langsung akan lebih mendorong kepada keikhlasan, hal inilah yang akan menjadikan kita lebih enjoy dan tentunya lebih awet karena memang berjalan secara santai bukan karena tuntutan. 

Keempat, dengan menulis kita bisa menghindari stress. Aktifitas menulis termasuk kedalam kegiatan yang bersifat kartarsis. Dalam ilmu psikologi katarsis ini dapat meminimalisir stress. Jika kita stress lalu konsul ke psikolog biasanya kita harus bayar mahal. Tapi dengan hoby menulis justru kita dapat menghasilkan bayaran. Itulah asyiknya kita menekuni hoby menulis. 

Kelima, dengan menulis kita terlihat lebih berwibawa dan intelektual. Menulis identik dengan membaca. Karya tulisan seseorang kelak akan menjadi sumber bacaan orang lain yang sedang belajar tentang suatu hal. Nah maka tidak bisa di pisahkan bahwa penulis merupakan aktifitas yang di lakukan oleh seorang intelektual. Dengan menulis karya yang baik maka secara tidak langsung wibawa juga akan naik. 

Demikian lah manfaat nya kita belajar menulis. Dengan menulis secara santai dan kontinyu maka kelima manfaat tersebut bukan suatu hal yang mustahil untuk kita dapatkan. Dan komunitas 1 minggu 1 cerita ini tentunya dapat menjadi alternative untuk belajar menulis secara santai. 

Semoga tulisan ini bermanfaat, bagi yang ingin belajar nulis tapi santai yuk segera registrasi di website yang tertera di banner samping kanan blog ini. Selamat belajar menulis secara santai, dengan menulis ini semoga kelak kita termasuk manusia yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Aamin.

TerPopuler