Yuk Kenalan Dengan Komunitas 1Mingu 1Cerita

Yuk Kenalan Dengan Komunitas 1Mingu 1Cerita

Rabu, 23 September 2020, September 23, 2020
Hidup seorang diri adalah sepi. Tidak bisa sharing dengan kawan-kawan kita, yang mana dengan sharing tersebut kita dapat berbagi tawa, berbagi suka maupun duka. Kawan yang kita maksud tentunya kawan yang sejalan dan tahu kemana arah hidup kita. Bukan kawan ketemu di jalan sekedar say hello lalu pergi menghilang entah kemana rimbanya. 

Saya menulis ini bukan karena saya sekarang sedang sendiri, ya memang status saya sekarang sendiri semenjak di tinggal wafat sang istri tercinta. Anda menduga tindakan saya hanya lah curhat dengan keadaan yang kurang enak ini. Salah jika anda menyangka bahwa sekarang saya sendiri dan sepi. Perlu kalian ketahui bahwa semenjak dua minggu lalu saya telah bergabung di sebuah komunitas yang menurut saya sangat asyik. Komunitas ini namanya komunitas 1M1C, sekilas Namanya kaya kurang menggigit, apa sih IMIC? 

 Oya sedikit di perjelas yah, bahwa komunitas ini Namanya 1M1C bukan sekedar kata IMIC apalagi SIMIC si pemain bolanya Persija itu. Beda kan yah, antara angka 1 dengan huruf I. Sekilas memang kadang penggunaan angka bisa jadi sekedar variasi saja. Sebagai contoh ketika saya masih duduk perkuliahan. Ada organisasi eksternal Namanya PMII. Lalu orang yang tidak sejalan kemudian suka meledeknya dengan Bahasa (Pe Em Sebelas) atau PM11. 

Sama sama sebuah akronim yah, jika PMII adalah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, maka bedannya 1M1C adalah mengganti angka menjadi makna. Satu Minggu Satu Cerita. Satu di simbolkan langsung dengan angka 1, Minggu dengan huruf M, dan Cerita dengan huruf C. Oke, dari nama sudah jelas yah. Maka sekarang giliran makna dan tujuannya apa sih, kenapa komunitas ini bisa ada dan eksis?. 

Baiklah saya akan sedikit bercerita tentang awal mula saya ketemu komunitas yang unik dan menarik ini. Awal saya kenalan dengan komunitas 1m1c ini sebenarnya tidak sengaja yah. Waktu itu sekitar bulan Juli 2020. Pertama kali saya melihat komuntas ini ketika saya sedang searching di internet. Oya alasan melakukan pencarian di internet adalah sebagai awal dari rencana saya mau membangun blog ini. Saat itu sebenernya belum tahu mau ngasih nama apa blog ini. Jika sebelumnya tahun 2017 saya pernah bikin blog dengan nama lengkap saya. Untung Bahtiar Setiawan, yang pada perjalanannya blognya vakum. 

Keinginan membuat blog sebenernya sudah dari dulu. Tapi karena belum tahu carannya dan memang belum ada ide yang konkrit mau diisi apa blog nya nanti. Ada rasa gregeten sebenernya mengingat saya sebenernya punya mimpi menjadi penulis. Tahun 2010 saya pernah bertekad mau menulis tentang traveling, kerangkanya sudah di bikin rencana subjudul sudah ada. Tapi kontennya tak kunjung tercipta. Hingga akhirnya harus menunggu 10 tahun baru bisa terealisasi kembali. Alhamdulillah untuk yang sekarang sudah lebih tergambar. Pengin nulis apa, dan arahnya mau kemana. Kalau dulu penyakitnya malas maka sekarang sedikit berbeda, he he alasannya belum sempat. Yah kalau belum sempat terus ya kapan mulainnya…yaa kan! 

Awal tahun 2020 ini sebenernya sempat ada motivasi yang berusaha di bangkitkan lagi. Kebetulan ada kenalan Wartawan yang ingin kolaborasi dalam pengembangan berita. Di bikinlah website portal berita, dengan tema besar seputar desa. Sesuai dengan latar belakang saya sebagai pendamping desa. Awalnya saya sangat semangat, sebab di belakang saya ada 130 anggota pendamping desa yang tersebar di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis, tempat tinggal sekaligus domisili kerja saya. Dengan harapan tadinya satu orang bisa membuat 1 berita dalam satu bulan. Sesuai dengan kegiatan masing-masing di wilayah kerja desa-desa yang menjadi dampingannya. 

Bukan tanpa di bekali, saat itu saya sebenernya sudah siap untuk membekali dasar-dasar dalam penulisan berita maupun artikel opini. Awalnya beberapa orang terlihat responnya positif dan semangat, bahkan ada yang minta di training. Seiring berjalannya waktu, eh..ternyata dari 130 orang hanya satu yang berhasil membuat berita. Serta satu lagi memberikan press realese sebagai bahan berita sisannya saya buat berita kegiatan saya sendiri. Saya tunggu hingga 3 bulan ternyata tidak ada lagi setoran bahan maupun konten berita yang di kirim. 

Hmm awalnya saya mantap, bahkan berharap bahwa media ini menjadi media kampanye dan eksistensi rekan-rekan kerja saya di lapangan. Tapi akhirnya sudahlah, cukup menjadi pengalaman saja. Saya juga tidak akan menyalahkan siapa-siapa, dari pengalaman ini saya hanya bisa mengambil kesimpulan bahwa menulis bukanlah minat mereka. Dan menulis tidak menjadi motivasinya, padahal dalam kerangka kerja kita di lapangan menulis best praktis adalah sebuah kebutuhan sebagai upaya peningkatan kualitas kerja pemberdayaan di lapangan. 

Sampai disini, saya bisa menyebutkan bahwa saya sendiri saat ini dalam hal menulis. Meski sendiri, tekad saya untuk belajar menulis tidak boleh padam dan mati alias terhenti tanpa bekas. Sebab saya teringat kata bijak dari Mark Twain, bahwa “ 20 Tahun dari sekarang, kau akan lebih banyak kecewa akan hal-hal yang pernah tak kau lakukan, ketimbang sebuah kesalahan yang pernah kau lakukan. Untuk itu, buang ketakutanmu, berlayarlah keluar dari pelabuhan itu. Kejar ke mana angin membawamu berlayar. Jelajahi. Bermimpi. Dan temukan”. 

Setelah melihat kata-kata ini, saya akhirnya bangkit lagi untuk melanjutkan perjalanan menuju mimpi yang belum terwujud. Saya tekadkan untuk membuat blog ini, di karenakan saya belum tahu ide atau isi konten yang akan saya tulis maka saya ambil yang sederhana saja. Yakni perjalanan saya baik masa lalu maupun masa depan. Supaya misi nya positif, maka saya kait kan lagi dengan nama saya Untung Bahtiar Setiawan. Yang kebetulan orang tua ngasih nama tersebut dengan penuh harapan dan doa, bahwa kelak saya menjadi orang yang Beruntung, Banyak ikhtiar, serta Setia kawan. Jadi ketemulah nama Jejak Untung ini. 

Kemudian untuk mempermudah mencari dan mencerna ide maka saya kombinasikan dengan Vlog di Youtube. Sebab ngobrol di youtube lebih mudah dari pada merangkai kata-kata dalam bentuk tulisan. Karena mencari ide vlog itu sambil jalan jalan sesuai nama chanel saya Jejak Untung. Maka arah blog ini pun sedikit mengikuti, jadi miriplah Travel Blog. Sebagai motivasi sekaligus referensi mulailah saya searching komunitas blog. 

Awalnya saya ketemu komunitas Traveling Blog Indonesia. Horee asyik bakal ketemu banyak teman yang dari mereka saya bisa belajar. Saya pun langsung kunjungi satu persatu blog milik membernya, makin lama makin tertarik sebab banyak ketemu beberapa nama yang sudah familiar dengan bacaan saya seputar traveling diantaranya seperti Trinity, Duo Ransel, Agustinus Wibowo, Catperku, dan lain sebagainya yang sudah keliling dunia. Langsung lah saya coba registrasi untuk menjadi anggota, dan ternyata setelah saya coba cari link registrasinya…hmm komunitas tersebut tidak lagi menerima anggota baru. Pengalaman ini akhirnya menyadarkan saya, bahwa saya hanyalah baru akan memulai menulis. Bukanlah blogger yang professional dan itu bukan lah tempat yang pantas untuk seorang pemula yang baru bisa bermimpi belum bisa menjadi petualang yang sebenarnya. 

Ketika semangatku kendor lagi gara-gara tidak bisa masuk komunitas Travel Blogger Indonesia. Dengan sedikit pesimis dan realistis saya coba searching, mungkin ada komunitas lain yang bisa menampung pemula seperti saya. Hingga akhirnya, ketemulah komunitas 1M1C. Sejak pertama jumpa saya lalu tertarik hmm ini kali yah teman yang akan menemani saya sekaligus membimbing untuk belajar menulis. Taraa…ternyata benar di komunitas ini sebagian besar adalah pemula yang saling memotivasi satu sama lain. Dan satu hal yang membuat saya jadi kembali bersemangat, bahwa di komunitas ini ada aturan yang mewajibkan membernya untuk membuat satu cerita dalam seminggu. Jika dalam 6 minggu berturut-turut tidak membuat cerita maka secara otomatis akan di keluarkan sebagai anggota. 

Dan uniknya, jika ada anggota yang di keluarkan karena tidak sempat membuat tulisan ternya masih bisa bergabung lagi seperti anggota baru lagi. Dari sini saya bisa menyimpulkan, bahwa jika kita bisa memanfaatkan komunitas ini sebagai teman belajar maka insya Alloh dengan sendirinya kita akan bisa menjadi penulis yang professional di kemudian hari. Syaratnya adalah tetap komitmen, produktif, disiplin, konsisten dan selalu perbaiki serta tingkatkan kualitas menulis kita. 

Hal yang membuat saya semakin antusias bergabung di komunitas ini adalah, meski saya newbie atau pendatang baru saya bisa di terima dengan baik, bahkan ide nyeleneh saya pun di sambut dengan riang gembira ha ha… Sedikit bisa saya gambarkan kelebihan dari bergabung di komunitas ini sebagai sarana belajar menulis adalah; 

1. Kita di tuntut setor tulisan setiap minggu tapi tulisan itu masih tetap di blog kita, kita cukup mengirimkan link url kita. Artinya produktifitas tulisan kita akan membesarkan kembali blog kita. Berbeda ketika kita menulis di komunitas lain misalnya di Kompasiana meski ada akun kita, tetap Kompaisana lah yang akan menikmati keuntungan lebih dari pada blog kita. 

2. Dari setiap tulisan yang di kirim setiap minggu nanti akan ada penilaian berdasarkan dari apresiasi sesama member. Dan bagi yang beruntung, terkadang akan mendapatkan merchandise dari sesama member. Artinya jika ingin masuk nominasi yang paling pavorit maka kita harus terus memperbaiki kualistas tulisan kita. 

3. Dalam satu bulan ada 3 minggu tulisan yang bebas tema, dan ada satu minggu tulisan yang harus mengikuti tema yang di tentukan. Artinya selain kita menulis sesuai minat kita, kita juga dituntut untuk bisa menulis sesuai dengan kebutuhan atau pesanan pihak lain. Hal ini dapat menjadi cara untuk meningkatkan kualitas jika kita ingin menjadi freelance atau kontributor di bidang tulis menulis yang bekerjasama dengan pihak lain. 

4. Di sediakan grup WA khusus sesama member. Artinya kita bisa sharing langsung dengan sesama member atau menjadikan sebagai sarana komunikasi untuk membuat project Bersama yang saling menguntungkan bagi semua member. 

5. Dengan latar belakang profesi atau aktivitas yang beragam, tapi satu minat dan satu tujuan akan membuat kita menjadi betah dan bisa saling berbagi informasi. Demikian sekilas tentang komunitas 1M1C ini, bagi kalian yang mempunyai minat untuk belajar menulis, tidak ada salahnya untuk bergabung. Dan tentunya akan ketemu dengan saya dan rekan -rekan lain yang saling support dan akan menyambut kalian dengan riang gembira dan penuh kekeluargaan. Caranya tinggal klik link banner di bagian blog ini yang ada tanda 1M1C nya. 

 Selamat bergabung dan semoga kita sama-sama dapat merih mimpi kita masing-masing. Dan tentunya pengalaman bergabung di komunitas ini, akan menjadi cerita menarik sepanjang perjalanan hidup kiata nantinya. Aamiin.

TerPopuler