Menjadi Narasumber di Pelatihan e HDW dan e DMC Kecamatan Cimaragas

Menjadi Narasumber di Pelatihan e HDW dan e DMC Kecamatan Cimaragas

Rabu, 23 September 2020, September 23, 2020
Pada hari senin, 10 Agustus 2020 saya berkesempatan menjadi narasumber dalam pelatihan e HDW di Kecamatan Cimaragas. Kebetulan hari itu adalah hari pertama saya mendapat jadwal untuk mengisi kegiatan Pelatihan Pengelolaan Aplikasi e HDW dan e DMC. Dari 6 rangkaian jadwal yang di tugaskan ke saya. 

Kebetulan Kecamatan Cimaragas merupakan Lokasi yang mendapatkan giliran pertama. Adalah serba kebetulan juga, bahwa saya saat ini berdomisili di Desa Cimaragas Kecamatan Cimaragas. Jadi lokasi tempat tinggal saya hanya berjarak sekitar 4 km menuju Kantor Kecamatan Cimaragas. 

Oya, sedikit cerita singkat bahwa Kantor Kecamatan Cimaragas belum lah lama pindah ke kantor yang baru ini. Lebih tepatnya baru sekitar 1 tahun kantor yang sebelumnya di Desa Cimaragas, kini pindah ke Desa Beber. Jika sebelumnya posisi kantor Camat lebih dekat dengan batas Kota Banjar di sebelah timur. Maka kantor yang baru ini kebalikannya, menjadi lebih dekat ke batas Kabupaten Tasikmalaya di sebelah barat. 

Yang menarik dari posisi Kecamatan Cimaragas ini adalah, bahwa posisi Kecamatan Cimaragas ini berada persis tepat diantara Batas Kota Banjar dan Kabupaten Tasikmalaya. Artinya Cimaragas merupakan penghubung antar Kota Ciamis dengan sejumlah kecamatan yang ada di Ciamis bagian selatan dan timur. 

Kecamatan yang hanya berjumlah 5 Desa ini, ternyata mempunyai peran yang sangat strategis. Betapa tidak Cimaragas merupakan gerbangnya Kabupaten Ciamis baik dari Kota Banjar maupun dari Kabupaten Tasikmalaya. Dari 5 Desa yang ada, bahkan dua Desa, khususnya Desa Cimaragas dan Desa Beber secara langsung berada di jalur Perbatasan Jalan Raya Tasik-Banjar melalui Kecamatan Manonjaya. 

Baiklah kembali ke laptop, bahwa dalam kegiatan pelatihan pengelolaan aplikasi e HDW dan e DMC ini diikuti oleh sejumlah peserta dari 5 desa yang ada di Kecamatan Cimaragas. Diantara peserta yang hadir merupakan perwakilan, Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM), Kepala Desa dan Perangkat Desa berikut Relawan Covid tingkat Desa. 

Narasumber yang mengisi materi dalam pelatihan tersebut berasl dari TA P3MD kebetulan saya sendiri sebagai salah satu unsur TA P3MD, Kabid dan Kasi PMPKD DPMD, serta Bapak Camat setempat. Sedangkan panitia yang menyelenggarakan adalah forum Kasi Pelayanan se kecamatan Cimaragas. Materi yang menjadi pokok bahasan di bagi menjadi 4, diantaranya; 

Pertama, Materi Pokok-pokok kebijakan terkait penggunaan Dana Desa untuk penanangan covid 19 dan pelaksanaan konvergensi stunting di desa. 

Kedua, Pengelolaan aplikasi e DMC (Desa Melawan Covid) yang akan di operasikan oleh relawan Covid 19 tingkat Desa. 

Ketiga, Pengelolaan aplikasi e HDW (Human Development Worker) untuk penanganan Stunting yang akan di operasikan oleh kader KPM. 

Keempat, peningkatan kapasitas KPM sebagai bagian dari upaya pembanguan partisipatif dari unsur warga masyarakat Desa. Selanjutnya aplikasi yang dapat di operasikan di HP android ini merupakan alat penunjang kerja bagi KPM dan Relawan Covid di siapkan oleh Kementrian Desa dengan maksud untuk mengintegrasikan kebijakan BIG DATA. 

Yakni pemanfaatan teknologi menuju data yang cepat, akurat dan dapat di manfaatkan oleh pihak-pihak yang membutuhkan data terkait stunting dan covid 19 baik di tingkat Desa, Daerah maupun Pusat secara terintegrasi dan koneksi secara nasional di pusat data Kementrian Desa. Khusus aplikasi e HDW di fokuskan mensukseskan kebijakan penurunan stunting dari angka 27,6 % di 2019 hingga hingga menjadi 14 % pada tahun 2024.

 Dengan adanya aplikasi ini di harapkan terciptanya konvergensi stunting yang lebih efektif dan efisien serta adanya akselerasi yang sesuai dengan target Indonesia bebas Stunting. Demi terwujudnya generasi masa depan yang lebih berkualitas. Lebih lengkapnya simak video berikut ini,

TerPopuler